Rabu, 17 Desember 2008

Tauhid dan Pengorbanan


Perjalanan Sejarah Tauhid dan Pengorbanan

Bumi Yang sekarang dihuni oleh sekitar enammiliar manusia, pada awal nya hanya di huni oleh dua orang manusia saja. Adam dan Hawa. Kemudian hawa melahirkan sebanyak 40 pasang lalu jumlahnya terus bertambah. Dari awalnya sepasang, lalu terbentuk keluarga dan terbangun suku lalu kabilah dan bangsa . Pada setiap tahapan pertumbuhan tersebut, selalu ada Nabi.

Lalu sampailah peradaban manusia pada masa nabi ibrahim. Beliau lahir di sebuah kampung bernama Azan di dekat sungai Tigris di wilayah irak, sekarang. Dan kita mengetahui bagaimana cerita pencarian kebenaran nabi Ibrahim tentang Tuhan dan Pencipta Alam. Sampai ia berhadapan dengan Raja Namrud dan juga ayahnya yang mengantarkan Nabi Ibrahim terusir dari Irak.

Syam adalah tujuan perjalanan Nabi Ibrahim. Wilayah yang bernama syam , kini terbagi setidaknya menjadi empat negara ; Syiria, Jordan, Palestina dan Lebanon. Dan disana Ibrahim bertemu dengan Sarah. Tapi pernikahan ini tidak kunjung di karuniai anak, bahkan sampai Nabi Ibrahim berumur 80 tahun. Kemudian setelah pernikahan keduanya dengan serang putri Raja bernama Hajar lahirlah seorang anak yakni Ismail. Namun ketika baru usai persalinan Nabi Ibrahim dan Hajar diperintahkan Allah untuk melakukan perjalanan ke Jazirah Arab.

Mari bersama kita bayangkan sebuah keluarga yang istrinya baru melahirkan anak diperintahkan untuk pergi ke sebuah lembah yang tak satu pun tumbuhan hidup diatasnya, tak pula manusia., Tapi semua berjalan seperti yang sudah digariskan Inilah Sejarah Tauhid. Bahkan Sejarah logika, apalagi sejarah nafsu kuasa.

Sejarah Tauhid memilih sendiri bahasa yang digunakan . Karena itu, bukan sebuah kebetulan jika Nabi Ibrahim mendapat julukan Bapak Para Nabi, karena ujian dan cobaannya yang ia terima memang melebihi nabi-nabi yang lainnya. Setelah peristiwa sejarah tauhid tersebut, Nabi Ibrahim, Ismail dan Hajar di perintahkan untuk membangun Ka'bah, sebagai momentum tauhid. Dan dalam proses pembangunan itu, Nabi Ibrahim berdo'a.

" Ya Allah, jadikan hati - hati umat manusia seluruhnya memilki kecenderungan yang kuat ke tempat ini. Ya Allah jadikan negeri ini aman dan berikanlah rezeki kepadaku dari langit"

Jadi apa yang menjelaskan itu semua ?. Yang menjelaskan itu semua adalah pengorbanan. Pengorbananlah yang menjadi jawaban. Sebesar apa pengorbanan yang kita lakukan untuk sesuatu yang kita yakini, maka semakin besar pula jawaban yang akan kita terima nanti. Semakin besar kita berkorban, maka semakin besar nampak yang akan kita terima nanti. Kunci pertumbuhan yang berkesinambungan adalah pengorbanan dalam amal usaha yang kita lakukan.

Pengorbanan yang menentukan umur dari amal usaha yang kita lakukan. Pengorbanan, itulah yang dilakukan oleh orang - orang besar dalam sejarah-sejarah besar,yang hidup bahkan hingga sekarang

Demi hidup lebih baik.